8 Desember 2012

Sumber Energi alternatif dan terbarukan


Energi alternatif adalah Energi terbarukan dan ramah lingkungan merupakan harapan bagi seluruh penduduk bumi.
Energi merupakan kebutuhan vital bagi seluruh dunia karena energilah yang dapat menghidupkan seluruh negara yang ada di muka bumi ini.
Sejak berabad abad yang lalu energi di gunakan manusia untuk menghangatkan tubuh dan membakar makanan. Pada waktu itu sumber energi yang digunakan berupa kayu bakar.
Pertumbuhan penduduk dunia ini terus meningkat memaksa kebutuhan akan energi juga terus meningkat pula, keadaan ini cukup mengkhawatirkan dilihat dari dampak yang ditimbulkannya. 
Penggunaan energi di dunia ini di dominasi oleh sumber energi dari hasil tambang berupa gas alam, minyak bumi dan batu bara. Penggunaan minyak dan batu bara mempunyai dampak serius bagi kehidupan umat manusia. Minyak dan batu bara merupakan energi yang penggunaannya hanya sekali pakai saja artinya tidak dapat di peroleh kembali (habis), yang pada gilirannya cadangan energi akan semakin menipis, sehingga pada suatu saat, maka minyak dan batubara akan menjadi energi yang sangat mahal dan langka.
Dampak lain dari pemakaian energi yang berasal dari fosil ini berupa pencemaran dan rusaknya lingkungan. Pemanasan global yang saat ini terjadi dituding merupakan sumbangan terbesar dari gas karbondioksida yang dihasilkan dari limbah sisa pembakaran minyak dan batubara yang dilepas ke udara.
Para pemikir kini seolah berlomba mencari solusi guna menghilangkan ketergantungan akan sumber energi yang berasal dari fosil. Karena sadar akan kebutuhan energi bagi menghidupi dunia, namun juga tanpa mengesampingkan kebutuhan lingkungan yang bersahabat . Maka dicarilah energi energi alternatif yang dinilai lebih ramah terhadap lingkungan, lebih hijau agar sendi sendi kehidupan tidak mendapatkan permasalahan baru di kemudian hari. Energi alternatif yang diharapkan adalah energi yang terbarukan artinya selalu tersedia baik siap pakai melalui melalui suatu proses untuk mendapatkannya,  serta tidak menimbulkan dampak yang merugikan lingkungan.
Macam energi alternatif yang ketahui :
Energi air - air mempunyai energi kinetik tertentu jika terkumpul dan turun dari suatu ketinggian. Pemanfaatan kincir air serta turbin air yang digunakan untuk pembangkit listrik,  benar benar tanpa menimbulkan pencemaran. Manusia di Eropa dan Amerika jaman dahulu telah memanfaatkan kincir air untuk menggerakan mesin mesin penggilingan gandum. Ketersediaan potensial air di negeri ini sangat banyak, jika dapat dimanfaatkan ini merupakan sumber energi yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap BBM dan batu bara. Diperkirakan Indonesia memiliki potensi energi air mencapai 70.000 MW sedang yang baru termanfaatkan mencapai 6% nya saja.
Sebagai contoh Di Jawa Barat dari satu sungai (Citarum) dapat dibangun tiga buah bendungan yang dapat memasok listrik ke sistim koneksi listrik Jawa Bali.
Energi angin - energi inipun telah dimanfaatkan manusia sejak lama untuk menggerakan mesin pompa air melalui kincir anginnya. Di negara Belanda, angin dimanfaatkan untuk menggerakan kincir kincir angin penghasil listrik. Energi listrik yang dihasilkan dari turbin angin sangat bersahabat dengan lingkungan karena tidak menghasilkan polusi sedikitpun.
Indonesia merupakan negara dengan dengan garis pantai yang sangat panjang hingga ratusan ribu kilometer disini dapat dibangun PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu = Angin). Pantai merupakan daerah yang cocok dibangun turbin angin karena angin berhembus sepanjang masa. Angin merupakan potensial bagi kincir kincir angin untuk menghasilkan energi listrik tanpa menimbulkan dampak di alam sekitarnya.
Energi matahari - sinar matahari merupakan energi melimpah sepanjang masa.  Indonesia berada tepat pada garis katulistiwa sehingga memperoleh sinar sepanjang tahun yang apabila termanfaatkan merupakan potensi sumber energi gratis sapanjang masa.  Sinar matahari dimanfaatkan manusia untuk menjemur. Kini banyak pemanas air menggunakan sinar matahari sebagai umber pemanasnya. Di era saat ini energi matahari digunakan sebagai pembangkit listrik melalui panel panel surya sebagai penangkap dan pengubah cahaya matahari menjadi listrik yang selanjutnya listrik dari matahari disimpan dalam baterai untuk digunakan saat diperlukan.
Energi biomassa - energi ini adalah energi yang memanfaatkan hasil organik pertanian, perkebunan, peternakan seperti kayu bakar, jerami, kulit padi dan sebagainya.
Gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah dan kotoran ternak mampu menggasilkan gas yang dikenal dengan biogas. Biogas dapat digunakan untuk keperluan dapur seperti memasak layaknya menggunakan kompor elpiji juga mampu menghidupkan genset sebagai mesin penghasil listrik menggantikan motor bensin/solar.
Energi Hidrogen – gas ini tersedia melimpah dialam ini. Namun gas ini tidak berdiri sendiri melainkan terdapat bersama unsur lainnya misalnya air. Dengan teknik pemisahan (elektrolisa), hidrogen yang bersatu dengan oksigen dalam bentuk air dapat dilepas sehingga diperoleh gas hydrogen yang dapat dibakar.
Saat ini banyak dilakukan penelitian tentang pemanfaatan gas hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan, baik secara perorangan maupun organisasi. Diharapkan kedepan kendaraan dapat bekerja menggunakan bahan bakar hidrogen. Emisi gas buang dari mesin hidrogen hanya berupa limbah air bukan berupa gas karbon.
Energi Panas bumi – Dalam perut bumi memiliki sumber panas alami (magma) yang merupakan sumber panas abadi, dengan menyuntikan air kedalam perut bumi yang mempunyai sumber panas tersebut, air akan menjadi gas uap yang dapat menggerakan turbin turbin penghasil listrik. Di indonesia sumber panas bumi terdapat hampi di seluruh wilayah ditandai dengan banyak terdapat gunung berapi. Panas bumi merupakan sumber energi tanpa polusi tanpa menghasilkan gas karbon.

Semoga kedepan bumi ini semakin banyak memiliki sumber sumber energi alternatif terbarukan yang dapat diperoleh berulang ulang serta ramah lingkungan, agar kita dapat mewariskan kepada anak cucu kita berupa lingkungan yang hijau

Tidak ada komentar: